Onomatopoeia (Onomatope berasal dari kata bahasa Yunani yang berarti "membuat nama."
Onomatope berarti "nama" yang diberikan kepada suara. Itu adalah sebuah kata meniru suara (seperti auchh= kita kesakitan/ ohyes ohno= kita keliMAKS). -____-
Tetapi sulit untuk mengeja Onomatope dan bahkan sulit untuk menggambarkan apa itu)
Sumber: http://wiki.answers.com/Q/What_is_th...ian_to_English
Jadi sebenernya orang luar juga sudah mengakui bahwa wkwkwkwkwkw adalah sebuah sebuah frase atau kata yang sama artinya dengan Onomatopoeia. dan khusus indonesia! dalam arti bagaimana cara kita tertawa dan terdengar seperti "wkwkwkwkwkw" (kita disamain sama bebek dong ye? )
'Wkwkwkwkwk' is actually not a phrase or even a word. It is similar to an onomatopoeia in English. It is the way some people in Indonesia write 'how they laugh'. To them, when people laugh, it sounds like 'wkwkwkwkwkwk'.
example:
Onomatopoetic Words
A
Arp a seal bark
Arf a dog bark
Argh a frustrated exclamation
Arrroooo a wolf howl
Arrr a pirate's growl
B
Bark what a dog says
Barf what a dog says when it vomits
Bang a gunshot
Boom an explosion
Bash a crushing sound
langsung ke W aja ya gan
W
"wkwkwkwkwkw" some people in Indonesia write 'how they laugh'
Whack to try something or hit a tree with an axe
Whomp something big hitting... (there it is)
Wham something mid-sized hitting
Whoosh something big just missing you
Whimper a soft whine
Whine a prolonged whimper
Wheeze the lungs of a 300 pound jogger
Whap a quick mild slap to the head
Whisper the sound of hushed voices
Whip the sound of punishment
Whump a cat falling off a bookshelf on carpet
Whiff a quick sniff
Waft odor in motion
Sumber : http://www.soundsafaritheater.com/onomatopoeia.html
Kayaknya kata "wkwkwkwkwkwkwkwk" cuman ada di Indonesia doang kali ye.
At least sekarang kita tau maknanya. Jadi kalo kita ditanya ama orang bule apa arti "wkwkwkwkwkw" lo bisa menjelaskan padanya.
Udah ah, pengen tidur lagi
Tampilkan postingan dengan label Miscellaneous Post. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Miscellaneous Post. Tampilkan semua postingan
Jumat, 18 Desember 2009
Kamis, 17 Desember 2009
Microsoft Technology on 2019
Microsoft telah membuat sebuah video konsep yang memperlihatkan peran teknologi di dunia 10 tahun dari sekarang. Video berjudul 2019 ini memperlihatkan dunia di mana percakapan antar dua orang yang berbeda bahasa sangat mudah berkat sebuah dinding yang memungkinkan penggunanya untuk berinteraksi dengan siapapun di seluruh dunia tanpa peduli bahasa yang digunakan. Video ini juga memperlihatkan dunia di mana perangkat lunak membuat kita lebih mudah untuk berkolaborasi, berbagi ide dan membawa informasi ke mana saja.
Dari video ini, tampaknya Microsoft percaya bahwa teknologi layar sentuh akan menjadi alat input utama. Video tersebut juga memperlihatkan bagaimana seharusnya konten koran didistribusikan.
Saat Microsoft memimpikan masa depan, hasilnya memang tidak pernah mengecewakan. Microsoft memiliki banyak karyawan bertalenta tinggi dan menginvestasikan dana yang sangat besar, dapat dibandingkan dengan biaya produksi untuk film-film science fiction budget besar.
Di konferensi Wharton Business Technology, presiden divisi bisnis Microsoft Stephen Elop memperlihatkan video di bawah ini.
NB : sori gambarnya agak keluar keluar soalnya HQ sih hahaha. Enjoy it folks!
Dari video ini, tampaknya Microsoft percaya bahwa teknologi layar sentuh akan menjadi alat input utama. Video tersebut juga memperlihatkan bagaimana seharusnya konten koran didistribusikan.
Saat Microsoft memimpikan masa depan, hasilnya memang tidak pernah mengecewakan. Microsoft memiliki banyak karyawan bertalenta tinggi dan menginvestasikan dana yang sangat besar, dapat dibandingkan dengan biaya produksi untuk film-film science fiction budget besar.
Di konferensi Wharton Business Technology, presiden divisi bisnis Microsoft Stephen Elop memperlihatkan video di bawah ini.
NB : sori gambarnya agak keluar keluar soalnya HQ sih hahaha. Enjoy it folks!
Category:
Miscellaneous Post
Minggu, 01 November 2009
Kekayaan Bill Gates dalam hitungan

salah satu kamarnya.
Mencoba menghitung kekayaan Bill Gates dalam hitungan.
Here we goes.
- Sejak Microsoft berdiri tahun 1975, dengan asumsi Bill Gates bekerja 14 jam tiap hari kerja maka pendapatannya ialah 300 USD setiap DETIKNYA..... Pendapatannya dalam rupiah ialah : 1 detik = 2,5 juta ; 1 menit = 153 juta ; 1 jam = 9,1 milyar ; 1 hari = 220 milyar ; 1 minggu = 1,54 triliun ; 1 bulan = 6,1 triliun ; 1 tahun = 74 triliun.
- Dengan tingkat suku bunga bank sekitar 5 % / tahun, maka Bill Gates akan mendapat bunga 300 milyar tiap bulannya ( dipotong biaya admin sekitar Rp. 5000 tentunya)
- Dengan perhitungan diatas, maka Bill Gates hanya butuh waktu kurang dari 1 detik untuk membeli sebuah Xbox atau PS2, atau sekitar 3 detik, maka ia akan mendapat Xbox, PS2,
- Tiket pesawat Boeing 747-400 sekitar USD 1200 ( sekitar Rp. 10 juta ), Bill Gates mampu membeli 261 pesawatnya, bukan tiketnya.
- Jika Bill Gates pergi ke rental multiplayer dengan tarif sektiar 5000 / jam, maka dengan seluruh uangnya dapat bermain selama kurang lebih 77625 abad.
- Jika harga majalah GameStation sekitar Rp. 20.000, maka Bill mampu beli sebanyak 17 milyar examplar. ( kantornya aja kebeli kali) Harga ini juga relatif sama dengan harga cd bajakan, jadi Bill bisa membeli 17 milyar keping cd.
- Bill dapat membeli 133 milyar Windows XP Professional yang harganya 300 dollar.
- Pesawat ulang alik NASA kurang lebih seharga 1,7 milyar dolar ( Rp 14,5 triliun ). Bill Gates bisa membeli 23 buah dan masih menyisahkan Rp 7,6 triliun.
- Film TITANIC menelan biaya 200 juta dolar, Bill Gates mampu membuatnya 200 kali.
- Berinternet dengan Telkomnet Instan, dengan tarif sekitar Rp. 10000 / jam, maka Bill Gates bisa berinternet 38812 abad NON-STOP
- Dengan menggunakan uang pecahan 5 US Dolar, kekayaan Bill Gates bisa menutupi Manhattan, New York.
- Bila menggunakan uang pecahan 1 US dolar, dengan uang sebanyak punya Bill Gates bisa menyambung lembaran uang tersebut sepanjang 8x jarak bumi ke bulan. Kalau dengan uang pecahan 1000 rp, maka bisa sepanjang 68x jarak bumi ke bulan.
- Jumlah penduduk bumi 17 Maret 2003 ialah 6,280,902,951. Bill bisa memberi kurang lebih Rp. 54000 untuk tiap orang dan masih menyisahkan 831 milyar rp untuk dirinya sendiri dan keluarganya.
- Roman Abramovic, raja minyak Rusia yang membeli Chelsea, memiliki kekayaan sekitar 5,7 milyar dolar ( sekitar 48,5 triliun rp ). Kekayaan Bill Gates kurang lebih 7x Roman. Jadi jika Bill membeli sebuah klub bola, dia bisa belanja 7x lebih banyak dari Roman. Analoginya jika Chelsea belanja 100 juta dolar untuk beli pemain, maka klub yang dibeli Bill Gates akan belanja 700 juta dolar, cukup untuk membuat klub yang pemainnya SEMUANYA sekelas Zidane, Figo, Ferdinand, Ronaldo, dsb....
Rumah Bill Gates di Seattle, dibangun diatas tanah 5 hektar dan menelan 53 juta dolar. Dalam rumah tersebut terdapat 7 kamar tidur, 24 kamar mandi dengan 10 diantaranya sangat mewah, 6 dapur, 6 fireplace, bioskop, perpustakaan, ruang bermain keluarga, fasilitas kesehatan yang lebih bagus daripada yang biasa terdapat di club-club. Ruang bioskop sebesar 1500 sq feet dengan 20 tempat duduk dan mesin popcorn. Kolam renang indoor yang dilengkapi dengan underwater music system. Rumah tersebut tentunya dilengkapi dengan komputerisasi yang amat canggih, banyak kabel fiber optik bertebaran.
Jika ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai tempat tinggal Gates, silakan klik disini
Bill Gates menjadi orang sekaya itu bukanlah tanpa usaha, mungkin kita bisa berkata,... wah !! dia sungguh beruntung, kebiasaan kita ialah jika melihat orang lain kaya, kita hanya memikirkan kekayaannya saja, tidak pernah memikirkan bagaimana usahanya. Bill Gates hanya tidur 8 jam dalam seminggu saat ia mengembangkan Windows untuk pertama kalinya. Usaha dan kerja kerasnyalah yang menyebabkan dia menjadi sangat berkecukupan, bukanlah keberuntungan semata.
Sumber nya disini doooonnggg.
Category:
Miscellaneous Post
Minggu, 25 Oktober 2009
"Doraemon" last chapter.
Doraemon.
Heemm dari semenjak gue masih TK sampe sekarang, Doraemon selalu setia tayang di RCTI jam 8 pagi. Yang bikin aneh itu, dari dulu sampe sekarang si Nobita with friends nya tetep aja kelas 4 atau 5. Ckckck really random -,- .
Gue dapet ending Doraemon ini dari Kaskus. Gue pernah baca di satu artikel majalah tapi gue lupa itu majalah apaan. Fujiko F. Fujio pernah membuat polling "Ending yang bagaimanakah untuk sebuah komik Doraemon ?" . Endingnya yaitu :
1. Doraemon rusak dan harus di ganti batereinya. Dan kalau batereinya di ganti, maka ingatan Doraemon pada Nobita akan hilang.
2. Nobita adalah anak cacat. Selama ini ia hanya berhanusilasi dan berimajinasi adanya Doraemon.
3. Nobita terkena penyakit serius. Doraemon pun harus menjual alat-alat ajaib nya untuk menyelamatkan Nobita.
All right Langsung aja.
Here i goes.
NB : Supaya gambarnya lebih jelas, gambar sheetnya diklik aja.
"Doraemon Last Chapter"
















Heemm dari semenjak gue masih TK sampe sekarang, Doraemon selalu setia tayang di RCTI jam 8 pagi. Yang bikin aneh itu, dari dulu sampe sekarang si Nobita with friends nya tetep aja kelas 4 atau 5. Ckckck really random -,- .
Gue dapet ending Doraemon ini dari Kaskus. Gue pernah baca di satu artikel majalah tapi gue lupa itu majalah apaan. Fujiko F. Fujio pernah membuat polling "Ending yang bagaimanakah untuk sebuah komik Doraemon ?" . Endingnya yaitu :
1. Doraemon rusak dan harus di ganti batereinya. Dan kalau batereinya di ganti, maka ingatan Doraemon pada Nobita akan hilang.
2. Nobita adalah anak cacat. Selama ini ia hanya berhanusilasi dan berimajinasi adanya Doraemon.
3. Nobita terkena penyakit serius. Doraemon pun harus menjual alat-alat ajaib nya untuk menyelamatkan Nobita.
All right Langsung aja.
Here i goes.
NB : Supaya gambarnya lebih jelas, gambar sheetnya diklik aja.
"Doraemon Last Chapter"
















Category:
Miscellaneous Post
Sabtu, 10 Oktober 2009
28 fact about Girl
1. Perempuan adalah makhluk yang senang sekali “jajan”. Sebab, dalam anggapan mereka, toko, warung, mall, supermarket, atau pasar adalah tempat dimana mereka seolah merasa terkontrol (padahal buktinya mereka sangat “lost control” di tempat itu).
2. Perempuan sangat menyukai segala hal yang bersifat “tawar-menawar”. Jadi, pertanyaan tentang ‘apakah itu dibutuhkan’ tidaklah relevan. Bagi mereka, segala sesuatu yang dijual dan ditawarkan ibarat sebuah permainan yang mengasyikkan.
3. Perempuan pada dasarnya tidak punya sesuatu untuk dipakai. Jadi, jangan bertanya tentang rak baju di dalam kloset, kamu “hanya harus tidak mengerti kenapa”.
4. Perempuan butuh menangis. Dan mereka tidak akan menangis kecuali mereka tahu bahwa kamu bisa mendengarnya.
5. Perempuan akan selalu bertanya tentang sesuatu yang tidak mempunyai jawaban pasti. Ini adalah upaya mereka untuk membuatmu merasa bersalah.
6. Perempuan butuh berbicara. Jadi, mereka akan selalu ngobrol, ngomong, karena berdiam diri atau menutup mulut sangat menyiksa bagi mereka, walaupun mereka sebenarnya tidak ada yang ingin dibicarakan.
7. Perempuan butuh untuk merasa bahwa ada orang lain yang lebih ‘buruk’ dari mereka. Itu sebabnya kenapa acara-acara seperti Oprah Winfrey Show sangat sukses.
8. Perempuan tidak menginginkan seks sebesar keinginan laki-laki. Ini dikarenakan seks lebih bersifat fisik bagi laki-laki, dan bersifat emosional bagi mereka. Jadi, hanya dengan mengetahui bahwa laki-laki menginginkan seks dengan mereka, kebutuhan atau hasrat seksual mereka sudah terpenuhi.
9. Perempuan tidak menyukai serangga. Bahkan perempuan terkuat pun selalu membutuhkan laki-laki di samping mereka jika ada serangga yang muncul.
10. Perempuan tidak bisa menjaga rahasia. Sebab, itu seolah mengerat mereka dari dalam. Imbasnya, mereka merasa bahwa bukanlah sebuah ‘dosa’ bila membicarakan rahasia tersebut kepada satu atau dua orang.
11. Perempuan selalu ingin tampil berkelompok di depan umum. Karena ini memberikan mereka kesempatan untuk menggosip.
12. Perempuan tidak pernah tahan untuk tidak menjawab telpon, apapun yang sedang mereka lakukan. Sebab mereka menganggap telpon itu sebagai pengumuman lotre, dan mereka adalah pemenangnya.
13. Perempuan tidak pernah mengerti kenapa laki-laki menyukai mainan. Sedangkan laki-laki sangat paham bahwa mereka tidak membutuhkan ‘mainan’ lain bila perempuan punya tombol ‘on/off’.
14. Perempuan akan berpikir bahwa semua rasa ‘bir’ itu sama.
15. Perempuan akan menyimpan tiga jenis shampo yang berbeda dan dua jenis kondisioner di kamar mandi mereka.
16. Setelah perempuan mandi, jangan heran bila kamar mandi akan berbau seperti ‘hutan tropis’.
17. Perempuan tidak mengerti ‘daya tarik’ olahraga. Laki-laki akan mencari hiburan sebagai kesempatan untuk lari dari kenyataan. Sedangkan perempuan mencari hiburan untuk mengingatkan mereka bagaimana ’segala sesuatu’ bisa berbahaya.
18. Bila laki-laki pergi untuk 7 hari perjalanan, maka mereka akan membawa pakaian untuk lima hari dan akan memakai pakaian yang sama untuk beberapa hari. Tapi bila perempuan pergi untuk 7 hari perjalanan, maka mereka akan membawa pakaian untuk 21 hari. Ini karena mereka tidak tahu yang akan mereka rasakan apa yang mereka pakai setiap harinya.
19. Perempuan akan merapikan rambut mereka bila mau tidur.
20. Perhatikan bagaimana perempuan makan es krim, maka kamu akan tahu bagaimana mereka di tempat tidur.
21. Perempuan akan digaji (dibayar) lebih murah dibandingkan laki-laki, kecuali dalam dunia model.
22. Perempuan tidak pernah ’salah’. Dan meminta maaf adalah tugas laki-laki. Hmm...siapa sebenarnya yang merayu Adam memakan buah apel...?
23. Perempuan tidak tahu apapun soal mobil, kecuali dibutuhkan pabrik mobil untuk iklan.
24. Perempuan punya tempat tidur yang lebih baik dan tertata dibandingkan laki-laki. Sebab mereka berpikir, dalam mimpi pun mereka akan dipuja.
25. Jumlah rata-rata barang di kamar mandi perempuan adalah 437. Laki-laki tidak akan dapat mengerti brang-barang tersebut.
26. Perempuan akan bilang bahwa mereka menyukai binatang yang lucu seperti kucing. Laki-laki juga berkata yang sama, tapi bila tidak berada di depan perempuan, ia akan menendangnya.(Point yang satu ini kok jadi seperti fakta tentang lelaki? he he he...)
27. Perempuan sangat suka berbicara di telepon. Mereka bisa menginap di tempat teman selama dua minggu, lalu ketika kembali ke rumah, mereka akan menelpon teman tersebut selama 3 jam.
28. Perempuan akan merapikan stelan mereka (bersolek) bila mau keluar untuk berbelanja, menyiram tanaman, membersihkan garasi, menjawab telpon, membaca buku, atau bahkan membuka surat.
2. Perempuan sangat menyukai segala hal yang bersifat “tawar-menawar”. Jadi, pertanyaan tentang ‘apakah itu dibutuhkan’ tidaklah relevan. Bagi mereka, segala sesuatu yang dijual dan ditawarkan ibarat sebuah permainan yang mengasyikkan.
3. Perempuan pada dasarnya tidak punya sesuatu untuk dipakai. Jadi, jangan bertanya tentang rak baju di dalam kloset, kamu “hanya harus tidak mengerti kenapa”.
4. Perempuan butuh menangis. Dan mereka tidak akan menangis kecuali mereka tahu bahwa kamu bisa mendengarnya.
5. Perempuan akan selalu bertanya tentang sesuatu yang tidak mempunyai jawaban pasti. Ini adalah upaya mereka untuk membuatmu merasa bersalah.
6. Perempuan butuh berbicara. Jadi, mereka akan selalu ngobrol, ngomong, karena berdiam diri atau menutup mulut sangat menyiksa bagi mereka, walaupun mereka sebenarnya tidak ada yang ingin dibicarakan.
7. Perempuan butuh untuk merasa bahwa ada orang lain yang lebih ‘buruk’ dari mereka. Itu sebabnya kenapa acara-acara seperti Oprah Winfrey Show sangat sukses.
8. Perempuan tidak menginginkan seks sebesar keinginan laki-laki. Ini dikarenakan seks lebih bersifat fisik bagi laki-laki, dan bersifat emosional bagi mereka. Jadi, hanya dengan mengetahui bahwa laki-laki menginginkan seks dengan mereka, kebutuhan atau hasrat seksual mereka sudah terpenuhi.
9. Perempuan tidak menyukai serangga. Bahkan perempuan terkuat pun selalu membutuhkan laki-laki di samping mereka jika ada serangga yang muncul.
10. Perempuan tidak bisa menjaga rahasia. Sebab, itu seolah mengerat mereka dari dalam. Imbasnya, mereka merasa bahwa bukanlah sebuah ‘dosa’ bila membicarakan rahasia tersebut kepada satu atau dua orang.
11. Perempuan selalu ingin tampil berkelompok di depan umum. Karena ini memberikan mereka kesempatan untuk menggosip.
12. Perempuan tidak pernah tahan untuk tidak menjawab telpon, apapun yang sedang mereka lakukan. Sebab mereka menganggap telpon itu sebagai pengumuman lotre, dan mereka adalah pemenangnya.
13. Perempuan tidak pernah mengerti kenapa laki-laki menyukai mainan. Sedangkan laki-laki sangat paham bahwa mereka tidak membutuhkan ‘mainan’ lain bila perempuan punya tombol ‘on/off’.
14. Perempuan akan berpikir bahwa semua rasa ‘bir’ itu sama.
15. Perempuan akan menyimpan tiga jenis shampo yang berbeda dan dua jenis kondisioner di kamar mandi mereka.
16. Setelah perempuan mandi, jangan heran bila kamar mandi akan berbau seperti ‘hutan tropis’.
17. Perempuan tidak mengerti ‘daya tarik’ olahraga. Laki-laki akan mencari hiburan sebagai kesempatan untuk lari dari kenyataan. Sedangkan perempuan mencari hiburan untuk mengingatkan mereka bagaimana ’segala sesuatu’ bisa berbahaya.
18. Bila laki-laki pergi untuk 7 hari perjalanan, maka mereka akan membawa pakaian untuk lima hari dan akan memakai pakaian yang sama untuk beberapa hari. Tapi bila perempuan pergi untuk 7 hari perjalanan, maka mereka akan membawa pakaian untuk 21 hari. Ini karena mereka tidak tahu yang akan mereka rasakan apa yang mereka pakai setiap harinya.
19. Perempuan akan merapikan rambut mereka bila mau tidur.
20. Perhatikan bagaimana perempuan makan es krim, maka kamu akan tahu bagaimana mereka di tempat tidur.
21. Perempuan akan digaji (dibayar) lebih murah dibandingkan laki-laki, kecuali dalam dunia model.
22. Perempuan tidak pernah ’salah’. Dan meminta maaf adalah tugas laki-laki. Hmm...siapa sebenarnya yang merayu Adam memakan buah apel...?
23. Perempuan tidak tahu apapun soal mobil, kecuali dibutuhkan pabrik mobil untuk iklan.
24. Perempuan punya tempat tidur yang lebih baik dan tertata dibandingkan laki-laki. Sebab mereka berpikir, dalam mimpi pun mereka akan dipuja.
25. Jumlah rata-rata barang di kamar mandi perempuan adalah 437. Laki-laki tidak akan dapat mengerti brang-barang tersebut.
26. Perempuan akan bilang bahwa mereka menyukai binatang yang lucu seperti kucing. Laki-laki juga berkata yang sama, tapi bila tidak berada di depan perempuan, ia akan menendangnya.(Point yang satu ini kok jadi seperti fakta tentang lelaki? he he he...)
27. Perempuan sangat suka berbicara di telepon. Mereka bisa menginap di tempat teman selama dua minggu, lalu ketika kembali ke rumah, mereka akan menelpon teman tersebut selama 3 jam.
28. Perempuan akan merapikan stelan mereka (bersolek) bila mau keluar untuk berbelanja, menyiram tanaman, membersihkan garasi, menjawab telpon, membaca buku, atau bahkan membuka surat.
Category:
Miscellaneous Post
Kamis, 17 September 2009
Apa itu "alay" ?
Sebelumnya makasih banget buat Olga Viola yang udah mengizinkan gue buat mengepost postingan ini heheee.
Apa sih alay itu? Alay atau orang udik atau orang kampung (dalam arti kampungan), merupakan salah satu gelar yang ngga boleh banget didapetin sama setiap remaja, ya ngga? Padahal, pemahaman setiap orang tentang alay itu beda-beda banget. Ada beragam penerapan konteks alay/ngalay/dsb. :
Ngga alay, tapi suka ngalay. Misalnya yang pada suka ngegokil norak.
Alay, tapi up-to-date. Misalnya emo Blok M.
Ngga alay, tapi kepedean. Biasanya disebut anak gahoel.
Ngga alay, tapi dicap alay. Ya itu lah pemahaman yang berbeda!
Beberapa pemahaman yang berbeda, membuat status makin ngga jelas. Buat orang-orang kelas satu yang "jahat", alay itu dilihat dari kemampuan ekonomi. Buat orang-orang kelas satu yang "baik", mereka baru ngecap seseorang sebagai alay dari gayanya, ngga peduli tajir apa ngga. Untuk yang kelas menengah, alay itu setiap dari mereka yang k4Lo n9eT1k yA b3g!nI n1e3cH. Dan untuk kelas bawah, biasanya mereka adalah orang yang dicap sebagai alay. Kasian deh.
Tapi menurut pemahaman saya, ngga begitu. Alay itu ngga berdasarkan status ekonomi kok. Dan sesungguhnya ngga ada itu yang namanya alay atau orang udik atau orang kampung (dalam arti kampungan). Mereka adalah orang terlambat. Udah kok, itu doang. Mereka cuma terlambat. Alasan mereka terlambat pun karena kalo mereka "mencicipi" sesuatu barengan dengan golongan di atas mereka, nanti dianggap sok atau apa lah.
Sebagai contoh :
Waktu booming Friendster, yang ngeview pasti dominan golongan atas. Pas booming Facebook, golongan bawah merajalela di Friendster.
Dulu tULisAn be9iN1 pernah dipake sama banyak golongan atas. Tapi ketika disadari itu norak, jadi ngga jaman lagi. Akhirnya sekarang dipake sama golongan bawah.
Iya kan? Mereka itu selalu mendapat dari sisaan golongan atas. Karena mereka tidak diberi kesempatan mencicipi, mereka nyobanya pas udah ngga jaman lagi. Mungkin beberapa akan mengatakan, " Salah sendiri ngga nyobain dari awal! " Akan tetapi, tekanan dari lingkungan mereka membuat mereka ngga bisa merasakannya. Seperti emo Blok M, mereka dihina-hina kan? Tapi pas nanti udah ngga jaman, hinaan yang mereka terima ngga akan seheboh sekarang.
Yang jadi pertanyaan, kenapa harus seperti itu? Ketika mereka mencoba, dimarahi. Ketika kita tak butuh lagi dan mereka mencoba, dihina. Lantas apa maunya? Sampai kapan harus ada perbedaan strata yang mencolok? Apa ngga bisa untuk tidak terlalu mengurusi orang lain?
Kalau mereka yang di definisi kan "Alay" juga memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar juga seperti ini, apa kita masih mau menganggap mereka alay ? atau kita memakai b4H@Za s3peRt1 iNi lagi ?
Pikirkan baik baik.
Sumber : http://www.tulisanolga.co.cc
Apa sih alay itu? Alay atau orang udik atau orang kampung (dalam arti kampungan), merupakan salah satu gelar yang ngga boleh banget didapetin sama setiap remaja, ya ngga? Padahal, pemahaman setiap orang tentang alay itu beda-beda banget. Ada beragam penerapan konteks alay/ngalay/dsb. :
Ngga alay, tapi suka ngalay. Misalnya yang pada suka ngegokil norak.
Alay, tapi up-to-date. Misalnya emo Blok M.
Ngga alay, tapi kepedean. Biasanya disebut anak gahoel.
Ngga alay, tapi dicap alay. Ya itu lah pemahaman yang berbeda!
Beberapa pemahaman yang berbeda, membuat status makin ngga jelas. Buat orang-orang kelas satu yang "jahat", alay itu dilihat dari kemampuan ekonomi. Buat orang-orang kelas satu yang "baik", mereka baru ngecap seseorang sebagai alay dari gayanya, ngga peduli tajir apa ngga. Untuk yang kelas menengah, alay itu setiap dari mereka yang k4Lo n9eT1k yA b3g!nI n1e3cH. Dan untuk kelas bawah, biasanya mereka adalah orang yang dicap sebagai alay. Kasian deh.
Tapi menurut pemahaman saya, ngga begitu. Alay itu ngga berdasarkan status ekonomi kok. Dan sesungguhnya ngga ada itu yang namanya alay atau orang udik atau orang kampung (dalam arti kampungan). Mereka adalah orang terlambat. Udah kok, itu doang. Mereka cuma terlambat. Alasan mereka terlambat pun karena kalo mereka "mencicipi" sesuatu barengan dengan golongan di atas mereka, nanti dianggap sok atau apa lah.
Sebagai contoh :
Waktu booming Friendster, yang ngeview pasti dominan golongan atas. Pas booming Facebook, golongan bawah merajalela di Friendster.
Dulu tULisAn be9iN1 pernah dipake sama banyak golongan atas. Tapi ketika disadari itu norak, jadi ngga jaman lagi. Akhirnya sekarang dipake sama golongan bawah.
Iya kan? Mereka itu selalu mendapat dari sisaan golongan atas. Karena mereka tidak diberi kesempatan mencicipi, mereka nyobanya pas udah ngga jaman lagi. Mungkin beberapa akan mengatakan, " Salah sendiri ngga nyobain dari awal! " Akan tetapi, tekanan dari lingkungan mereka membuat mereka ngga bisa merasakannya. Seperti emo Blok M, mereka dihina-hina kan? Tapi pas nanti udah ngga jaman, hinaan yang mereka terima ngga akan seheboh sekarang.
Yang jadi pertanyaan, kenapa harus seperti itu? Ketika mereka mencoba, dimarahi. Ketika kita tak butuh lagi dan mereka mencoba, dihina. Lantas apa maunya? Sampai kapan harus ada perbedaan strata yang mencolok? Apa ngga bisa untuk tidak terlalu mengurusi orang lain?
Kalau mereka yang di definisi kan "Alay" juga memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar juga seperti ini, apa kita masih mau menganggap mereka alay ? atau kita memakai b4H@Za s3peRt1 iNi lagi ?
Pikirkan baik baik.
Sumber : http://www.tulisanolga.co.cc
Category:
Bulan Puasa 2009,
Miscellaneous Post
Langganan:
Postingan (Atom)